Senin, 27 April 2009

Jangan Pernah Berhenti Berpolitik

Berpolitik bukan hanya pada saat pemilu, bukan hanya sekali lima tahun, tetapi berpolitik harus dilakukan dari hari ke hari.
Berpolitik termasuk dalam rumah tangga, dilungkungan rumah temppat tinggal, dilingkungan tempat kerja dan dimana saja kita berada.
Berpolitik harus dilandasi, etika dan moralitas yang berkonsep falsafah agama dan budaya. Berpolitik tidak selamanya harus duduk dalam parlemen, atau duduk dalam lingkaran pemerintahan. Tapi berpolitik ada dimana saja kita berada. Dengan demikian berpolitik itu harus dijadikan sebagai aktifitas IBADAH kepada Allah SWT.
Dengan konsep seperti ini, sesungguhnya tidak perlu ada caleg yang gagal, harus stres, gila, meninggal dan bahkan meminta kembali apa yang telah diberikannya kepa masyarakat pemilihnya.
Mari bersama-sama berpolitik dari hari ke hari.

Sabtu, 18 April 2009

TUGAS MAHASISWA - MK. AKUNTANSI 2 STIE NOBELINDO - MKS

Setiap mahasiswa yang meprogramkan MK. Akuntansi 2, diminta untuk memiliki e-mail, dan mengirimkan alamat e-mailnya tersebut ke alamat : mustafahasbar@yahoo.com, paling lambat tgl. 24 April 2009, dengan mencantumkan/melampirkan :

1. Nama lengkap
2. Nomor Induk Mahasiswa
3. Kls

ttd. dosen mk akuntansi 2
mustafa hasbar

KENAPA MESTI STRESS???

Sampai saat ini belum ada satupun dasar hukum yang bisa dijadikan dasar untuk mengklaim diri lolos di kursi parlemen atau tidak lolos.

Namun sampai detik ini sudah 4 orang caleg yang kembali menghadap ke haribaan Ilahi, dengan jalan bunuh diri dan mati mendadak karena jantungan, dan sudah ratusan caleg masuk rumah sakit jiwa dan ke para normal, akibat gangguan jiwa.

Betapa mereka terlalu polos dan dangkal pemahaman politik dan keimanannya. Mereka bertarung dengan satu paradigma "HARUS MENANG". Paradigma inilah yang membuat mereka keluar dari jalur logika akal sehat mereka.

Sebagai salah seorang Caleg Provinsi, saya sampai detik ini masih yakin se yakin-yakinnya, bahwa Insya Allah saya akan duduk di kursi parlemen, namun, pada saat waktu penetapan oleh KPUD nantinya, nama saya toh TIDAK TERCANTUM, maka saya dari awal sudah siap selalu menghadapi dua (2) kemungkinan; duduk dan tidak duduk.

Bagi saya berpolitik adalah IBADAH DAN AMAL SALEH.

Yaa Allah sekiranya duduk diparlemen akan membawa kemaslahatan bagi ummat dan keluargaku, maka izinkan dan ridhohilah hambamu untuk lolos menjadi anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, namun sekiranya menurut-Mu duduk dalam parlemen hanya akan membawa kemudaratan bagi diri hamba, keluarga hamba dan bagi agama hamba, maka kumohon padamu, tunjukkanlah jalan dan tempat yang lebih baik,

amieen yaa robbal aalamieen

Makassar, 19 April 2009